Polip serviks atau disebut polip rahim, merupakan kondisi buruk pada dinding rahim karena terbentuknya penebalan atau benjolan. Kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan jaringan yang abnormal. Dalam beberapa kasus polip serviks tidak berbahaya karena termasuk dalam tumor jinak. Namun penyakit ini bisa berubah menjadi tumor ganas dan berpotensi menyebabkan kanker serviks.

Pada umumnya penyakit ini berpotensi besar dialami oleh wanita yang berusia diatas 40 tahun atau wanita yang sedang mengalami proses menopause. Namun penyakit ini tetap ada kemungkinan diderita oleh wanita usia produktif. Sebab sebagian besar wanita yang berusia diatas 20 tahun telah memiliki penyakit ini.

Sebenarnya penyakit ini bukan penyakit yang berbahaya. Karena penyakit ini tergolong tumor jinak. Pada kebanyakan kasus ukuran polip bisa beragam mulai dari kecil seperti biji wijen sampai sebesar bola pingpong dan jumlah polip bisa lebih dari satu. Maksimal tiga polip dapat tumbuh dimulut rahim.

Yang berbahaya jika penyakit ini berubah menjadi kanker atau menimbulkan komplikasi ID-Optimis.Org. Oleh karena itu untuk memastikan polip yang diderita bahaya atau tidaknya segera lakukan pemeriksaan secara dini. Beberapa penyebab, gejala dan pengobatan dari polip rahim yang harus anda ketahui!

Sebenarnya secara medis penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti. Namun para pakar menduga penyebabnya utamanya adalah peningkatan hormon estrogen dalam tubuh wanita, penyumbatan pembuluh darah atau peradangan pada vagina.

Penyebab Polip Serviks

  • Faktor usia
  • Kelebihan berat badan
  • Penderita darah tinggi
  • Efek samping obat tamoksifen
  • Infeksi penyakit kelamin
Gejala Polip Serviks

  • Siklus menstruasi yang selalu maju (polimenore)
  • Lama haid lebih dari 7 hari (menoragi)
  • Nyeri hebat saat haid (dysmenorrhea sekunder)
  • Pendarahan hebat saat menstruasi (hipermenore)
  • Pendarahan di luar siklus menstruasi.
  • Pendarahan saat berhubungan seksual
  • Pendarahan setelah menopause
  • Mengalami masalah keputihan patologis
Jika anda mencurigai telah mengalami gejala polip maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter ginekologi atau kandungan. Dengan begitu dokter dapat mendiagnosa apakah anda menderita polip serviks atau kondisi medis lainya. Bila hasil diagnosa dokter mengarah ke polip rahim maka dokter membutuhkan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan secara detail. Beberapa pemeriksaan untuk memastikan diagnosa dan menangani polip rahim yaitu USG transvaginal, histeroskopi atau kuret.

Hasil pemeriksaan positif menderita polip maka harus dilihat ganas atau tidaknya. Jika ganas harus melakukan pengangkatan rahim. Namun kondisi ini akan menyebabkan wanita tidak bisa mengandung.

Note: Terutama bagi anda yang telah berhubungan seksual sebaiknya bersedia untuk melakukan pemeriksaan papsmear atau medical chekp up secara rutin.

penularan raja singa
Penyakit raja singa, atau yang biasa juga dikenal dengan nama sifilis merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual. Penyakit ini bisa dialami oleh pria maupun wanita. Penyakit kelamin ini penyebab utamanya adalah bakteri yang bernama Treponema pallidum yang bisa menular pada kulit, mulut, alat kelamin ataupun sistem saraf manusia. Bakteri ini umumnya ditularkan melalui hubungan seksual dengan penderita yang sudah terinfeksi bakteri tersebut.

Raja singa ini adalah penyakit yang sangat mudah menular. Apalagi jika terjadi kontak dengan lesi atau luka yang sudah terbuka pada permukaan kulit ataupun mukosa penderita. Namun, banyak penderita yang tidak mengetahui adanya gejala yang menunjukkan bahwa dirinya terkena sifilis, karena biasanya gejala tersebut tidak mengakibatkan rasa sakit dan juga bisa hilang dengan cepat. Itulah mengapa penularannya menjadi sangat mudah, karena gejalanya yang tidak terlalu nampak.

Gejala yang biasanya muncul pada seorang yang menderita penyakit menular ini adalah mengalami flu biasa, yang membuat penderita tidak mengetahui bahwa dirinya sudah terinfeksi bakteri sifilis. Gejala awal dari penyakit ini akan muncul ketika 4 sampai 5 minggu penderita terinfeksi bakteri, kemudian akan muncul benjolan putih di tempat bakteri menginfeksi, misalnya di alat kelamin. Gejala tersebut akan hilang dengan sendirinya, namun sebenarnya bakteri masih terus menetap di dalam tubuh penderita. Jika dibiarkan begitu saja, penyakit ini bisa sangat berbahaya, karena bisa menyerang susunan saraf di otak penderitanya.

Penderita yang merupakan seorang wanita hamil bisa saja menularkan sifilis pada bayi yang dikandungnya. Umumnya bayi akan mengalami kelainan pada beberapa organnya.

Penyakit raja singa ini umumnya akan mudah ditularkan melalui beberapa aktivitas seksual berikut ini.

Penetrasi Vagina

Penyebab paling umum dari sifilis adalah aktivitas seksual seperti penetrasi penis dan vagina. Ketika melakukan hubungan seksual, bakteri penyebab sifilis yang berada di alat kelamin pria ataupun wanita akan menyebar ketika terjadi sentuhan ataupun gesekan dari alat kelamin di dalam vagina. Jika cairan orgasme penderita mengenai kelenjar getah bening pasangan, maka bakteri bisa menyebar ke seluruh tubuh.

Oral Seks

Aktivitas seksual yang dinilai paling aman ini ternyata juga bisa menyebabkan seseorang yang melakukannya mengalami sifilis. Oral seks merupakan aktivitas seksual yang melibatkan bibir, mulut dan juga lidah untuk merangsang penis ataupun klitoris, vulva, vagina wanita, dan juga anus. Aktivitas seksual ini ternyata memiliki resiko tertinggi seseorang tertular sifilis.

Anal Seks

Biasanya pelaku anal seks adalah mereka yang ingin mendapatkan sensasi berbeda dari seks vaginal dan juga seks oral. Namun, aktivitas seksual ini juga berisiko tinggi menularkan bakteri penyebab sifilis pada pasangan. Bukan hanya itu saja, dalam seks yang dilakukan dengan penetrasi ke anus ini bisa menyebarkan bakteri dan juga virus penyakit menular seksual lainnya. Apabila bagian anus minim kebersihan, kemungkinan penularan penyakit menular seksual salah satunya sifilis, sangat mudah terjadi.

Jika Anda pernah melakukan aktivitas-aktivitas seksual di atas, apalagi secara tidak aman, maka Anda perlu melakukan tes untuk mengetahui apakah Anda bebas dari penyakit menular seksual, terutama penyakit raja singa ini. Hal tersebut penting dilakukan agar Anda dan pasangan (jika sudah tertular) bisa mendapatkan penanganan segera. Penanganan segera tersebut sangat berguna untuk meminimalisir kemungkinan adanya penyakit lain yang lebih serius bahkan bisa berbahaya bagi kehidupan Anda.

Untuk menghindari tertular penyakit menular seksual, Anda bisa melakukan aktivitas seksual yang aman misalnya dengan menggunakan kondom, dan jangan bergonta-ganti pasangan seksual.

Banyak yang beranggapan bahwa sunat bukanlah sesuatu yang penting dan hanya ajaran golongan tertentu saja. Namun banyak orang yang memahami bahwa sunat atau istilah lainnya adalah hanya untuk golongan tersebut, tetapi jika kita lihat sunat memiliki banyak manfaat untuk kesehatan organ vital seorang pria untuk masalah kesehatan.

Ada beberapa manfaat yang bisa anda dapatkan dengan sunat. Bahkan orang-orang barat yang sebelumnya tidak mempercayai mengenai sunat, pada akhirnya mereka merasakan berbagai manfaat dari sunat laser yang dilakukan.

Apa saja manfaat lain yang bisa diperoleh dari sunat?

Terhindari dari Penyakit Seksual

Ternyata sunat bisa menghindari seseorang dari terkena penyakit kelamin. Sebagian besar para ahli percaya bahwa sunat bisa menghindari seseorang terkena penyakit kelamin seperti herpes, sifilis, gonore, serta terhindar dari human pappilomavirus (HPV).

Itu hanya salah satu manfaat sunat, namun bukan berarti setelah anda sunat anda bebas dari penyakit kelamin. Karena penyakit seksual dapat terjadi terhadap orang-orang yang selalu melakukan hubungan seksual secara tidak sehat, dan bergonta-ganti pasangan. Meskipun anda sudah sunat, tetapi anda juga harus melakukan seks aman.

Terhindar Dari Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih terjadi akibat infeksi yang terjadi pada organ kemih. Biasanya menyerang ureter, uretra, ginjal, dan organ kemih lainnya. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang menyerang kelamin, seperti bakteri E.coli.

Namun dengan melakukan sunat, anda bisa terhindar dari penyakit ISK atau penyakit raja singa. Sunat dikatakan bisa mengurangi bakteri penyebab ISK yang bisa menempel pada tubuh anda. Dengan sunat, maka anda bisa terhindar dari penyakit lainnya juga.

Kanker Penis

Kanker penis atau yang biasa disebut juga dengan tumor penis sangat rentan menyerang orang-orang yang tidak disunat. Salah satu keunggulan dari melakukan proses khitan atau sunat adalah terhindar dari kanker penis.

Meskipun beberapa kanker penis terlihat jinak, tetapi tumor pada penis pun bisa menjadi tumor ganas dan harus dilakukan pengangkatan untuk penyembuhan. Biasanya hal ini terjadi karena adanya infeksi Human pappilomavirus (HPV). Tetapi dengan sunat virus tersebut dapat terhindar.

Menjaga Kebersihan Penis

Banyak laki-laki yang tidak mau di sunat, padahal sunat membuat kondisi kebersihan pada penis lebih terjaga. Banyak orang yang tidak di sunat, dan penisnya sangat kotor. Padahal dengan penis yang bersih hal tersebut dapat menjaga kesehatan organ intim anda dan juga organ intim pada pasangan anda.

Agar Mendapatkan Seks yang Lebih Nikmat
 
Hal ini mungkin yang banyak diinginkan oleh setiap pasangan. Seorang laki-laki yang disunat, ternyata dapat membuat pasangannya menjadi lebih puas ketika melakukan hubungan seks. Bahkan dikatakan dalam penelitian yang dilakukan di Amerika, pria yang di sunat bisa memberikan kepuasan jangka panjang pada pasangannya dan terhindar dari cedera seks.

Di Indonesia sendiri, sunat sudah menjadi kebudayaan yang dan ajaran agama. Hampir semua laki-laki yang ada di Indonesia melakukan sunat, hal ini berkaitan dengan manfaat yang diperoleh dari sunat itu sendiri dan memang sunat menjadikan organ vital menjadi lebih sehat.

Penyakit kelamin adalah penyakit yang terjadi pada bagian organ kelamin dan pada umumnya ditularkan melalui kontak seksual. Penyakit kelamin disebabkan mikroorganisme yang hidup pada cairan, lendir atau selaput kulit. Penyakit dikategorikan sebagai penyakit menular seksual. Kontak seksual yang biasanya melibatkan cairan dalam tubuh dapat menjadi penyebab penularan penyakit kelamin dengan sangat cepat. Daerah area organ kelamin memiliki karakteristik yang lembab sehingga hal ini berpotensi menjadi tempat tinggal berbagai macam mikroorganisme.

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit kelamin yang perlu untuk di ketahui.

1. Cervicitis

Cervicitis adalah penyakit menjadi penyebab peradangan pada bagian serviks atau mulut rahim. Banyak wanita tidak merasakan atau tidak memperhatikan penyakit ini karena tidak disertai dengan gejala khusus. Penyakit ini dapat menular melalui hubungan seksual.

2. Chlamydia

Chlamydia adalah salah satu penyakit menular seksual yang terjadi pria maupun wanita, bahkan dapat menjangkiti untuk semua umur. Tetapi penyakit ini paling banyak dialami oleh wanita muda atau wanita remaja. Chlamydia merupakan penyakit yang tidak susah untuk diobati, tetapi karena tidak disertai dengan gejala khusus, maka banyak penderita yang tidak mengetahuinya. Namun jika perawatan dan pengobatan terlambat maka be resiko mengalami keadaan lebih buruk seperti komplikasi, datang ke klinik terdekat.

3. Epididimitis

Epididimitis adalah penyakit yang menjadi penyebab terjadinya peradangan pada bagian epididymitis yang terletak tepat di belakang testis. Penyakit ini dapat terjadi pada semua pria dari berbagai umur. Penyebabnya adalah karena terjadi infeksi bakteri yang dapat menyebabkan gonore atau chlamydia.

4. Gonore

Gonore seperti apa itu herpes adalah penyakit menular seksual yang dapat menular kepada wanita dan pria. Penyakit yang paling banyak menjadi penyebab terjadinya masalah pada saluran kencing, rektum sampai tenggorokan. Jika menyerang wanita, gonore dapat menyebabkan infeksi pada leher rahim atau serviks. Penyebaran dapat melalui hubungan seksual atau dari ibu yang terinfeksi menular kepada bayi yang dilahirkan melalui persalinan normal.

5. Vaginitis

Vaginitis adalah salah satu penyakit yang menimbulkan radang pada organ seksual pada bagian vagina. Vagnitis ditandai dengan keputihan yang berlebihan, rasa nyeri dan rasa gatal. Disebabkan oleh tingkat estrogen yang menurun pada wanita karena sudah masuk masa menopause. Masalah keseimbangan pH di dalam vagina juga dapat menjadi penyebab masalah ini.

6. Urethritis

Urethritis adalah penyakit akibat terjadinya infeksi yang menjadi penyebab peradangan pada lapisan uretra. Uretra adalah saluran kecil yang memiliki fungsi untuk mengalirkan urine atau air kencing ke luar tubuh. Pada pria uretra memiliki fungsi untuk mengeluarkan air mani.

7. Trichomoniasis

Trichomoniasis adalah Penyakit menular seksual disebabkan parasit Trichomonas vaginalis dan merupakan penyakit menular yang dapat disembuhkan. Secara umum penyakit ini tidak berkembang menjadi gejala yang dapat membuat keadaan semakin memburuk. Pria dan wanita dapat penyakit ini melalui hubungan seksual.

8. Prostatitis

Prostatitis adalah Penyakit yang menjadi penyebab terjadinya peradangan atau pembengkakan pada kelenjar prostat. Kelenjar prostat memiliki fungsi untuk menghasilkan air mani dan untuk menyalurkan sperma. Penyakit ini sering menjadi penyebab pria tidak bisa buang air kecil, timbul rasa sakit ketika buang air kecil dan perasaan yang tidak nyaman bahkan menyebabkan flu. Pria muda maupun tua bisa saja terjangkit penyakit ini.

9. Penyakit Radang Panggul

Penyakit radang panggul adalah Penyakit yang disebabkan karena terjadi infeksi pada organ reproduksi wanita. Penyakit ini menular melalui bagian vagina kemudian menuju ke rahim, saluran tuba falopi dan bahkan indung telur. Penyakit tidak menimbulkan gejala khusus sehingga menyebabkan wanita susah untuk hamil. Jika tidak dilakukan perawatan maka dapat menjadi penyebab radang nyeri panggul yang p

10. Kutil Kelamin

Kutil kelamin adalah salah penyakit menular seksual yang sangat mudah menular. Penyakit ini biasanya dialami oleh penderita HIV/AIDS yang sudah terinfeksi human papillomavirus. Kutil kelamin banyak ditemukan pada wanita karena organ kelamin lembab. Kutil akan terlihat pada bagian luar, memiliki ukuran kecil, terjadi benjolan daging dengan warna merah.

Penyebab penyakit sifilis adalah bakteri yang dinamakan treponema palidium. Ini merupakan jenis bakteri yang memiliki sangat kecil dan masuk ke tubuh manusia melalui lendir yang ada di vagina, mulut atau alat kelamin pria. Sering berganti pasangan seksual tanpa menggunakan kondom dapat menjadi salah satu penyebab terkena penyakit kelamin yang berbahaya ini.

Penyakit kelamin sifilis merupakan penyakit menular yang menakutkan dan berbahaya. Setiap orang yang terjangkit tidak boleh sembarangan untuk berhubungan seksual dengan siapa pun karena dikhawatirkan akan menular. Penyakit kelamin sangat sensitif. Kelamin memiliki fungsi sebagai tempat mengeluarkan kotoran. Sehingga jika terkena penyakit, maka kelamin kita tidak bisa bekerja dengan baik. Oleh karena itu harus dihindari semua hal yang dapat menjadi penyebab penyakit sifilis oleh setiap siapa saja baik pria maupun oleh wanita dalam rangka menjaga kesehatan kelamin.

Sifilis atau sering juga disebut raja singa merupakan penyakit salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.

Sifilis atau sering juga disebut raja singa merupakan penyakit salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini biasanya dimulai dari benjolan yang tidak sakit, biasanya terjadi pada area kemaluan. Sifilis menular dari satu orang ke orang lainnya melalui kontak kulit.

Pada tahap infeksi awal, mendeteksi sifilis bisa menjadi hal yang sulit. Karena bakteri sifilis dapat hidup di dalam tubuh anda selama bertahun-tahun sebelum menjadi aktif. Tahap awal sifilis sebenarnya dapat diatasi, kadang cukup dengan menyuntikkan penisilin. Namun apabila tidak diobati, sifilis dapat merusak jantung, otak dan organ lainnya sehingga dapat membahayakan nyawa sama seperti apa itu herpes.

Penularan sifilis hanya terjadi melalui kontak langsung dengan chancres sifilis. Tidak dapat ditularkan karena menggunakan toilet yang sama dengan orang lain, memakai baju pasien sifilis.

Penyakit kelamin ini biasanya tidak ditandai dengan gejala yang spesifik. Artinya gejala yang terjadi bisa saja tanda atau gejala penyakit lainnya. Gejala awal tersebut antara lain tidak enak badan, demam, mual, sakit kepala, muntah, kelelahan yang sangat, berkeringat serta badan yang menggigil. Kemudian penderita akan mengalami kurang darah atau anemia.

Tahapan Penyakit Sifilis

Ketika sifilis sedang dalam masa tersembunyi, penyakit ini sebenarnya aktif namun tidak menimbulkan gejala dan tidak menular ke yang lain. Sementara tahap tersier sifilis adalah tahapan yang paling merusak kesehatan tubuh.

Ada 4 tahap penyakit sifilis:

  • Primer
  • Sekunder
  • Laten
  • Tersier

Tahap primer dan sekunder merupakan tahapan sifilis yang mudah menular.

Ketika sifilis sedang dalam masa tersembunyi, penyakit ini sebenarnya aktif namun tidak menimbulkan gejala dan tidak menular ke yang lain. Sementara tahap tersier sifilis adalah tahapan yang paling merusak kesehatan tubuh.

Bagaimana Melakukan Tes Pemeriksaan Sifilis?

Bila anda merasa terkena sifilis, segera periksakan ke dokter. Biasanya dokter akan menyarankan untuk tes darah atau mengambil sampel urin untuk melakukan tes, dan tidak lupa dokter juga akan melakukan tes fisik secara menyeluruh. Apabila ada anomali, dokter akan mengambil sampel apakah ada bakteri sifilis di dalamnya.

Pastinya Anda sudah tidak asing lagi bukan jika mendengar “Osteoporosis”? Ya penyakit ini biasa disebut penyakit pengeroposan tulang biasanya penderitanya sering mengalami osteoporosis ketika menginjak usia tua akan tetapi penyakit ini juga bisa menyerang kaum muda.

Osteoporosis secara harfiah berarti tulang keropos, adalah penyakit di mana kepadatan dan kualitas tulang berkurang. Sebagai tulang menjadi lebih berpori dan rapuh, risiko patah tulang akan sangat meningkat dan biasanya pengeroposan tulang tersebut terjadi secara bertahap dan tidak ada gejala sampai patah tulang pertama terjadi.

Biasanya osteoporosis pada wanita akan dipercepat 3 - 6 tahun pertama setelah masa menopause dan wanita mengalami osteoporosis 6 sampai 8 kali lebih banyak dibandingkan dengan pria. Hal tersebut dikarenakan berkurangnya hormon wanita (estrogen), tulangnya lebih ringan dan usia harapan hidup lebih yang lebih lama, banyak makan ikan pepes.

Lalu, Apakah Penyebab Osteoporosis?

Ternyata banyak faktor yang bisa menjadi penyebab osteoporosis diantaranya adalah:

  • Faktor umur akan menjadi penyebab osteoporosis dan akan semakin meningkat dengan usia setelah pertengahan 30 tahunan.
  • Faktor etnis ataupun keturunan bisa juga menjadi penyebab osteoporosis terutama risiko lebih tinggi pada orang kulit putih dan Asia
  • Faktor struktur tulang, karena pada seseorang dengan struktur tulang kecil dapat menjadi penyebab osteoporosis.
  • Faktor Genetika dapat menjadi risiko yang lebih tinggi, terutama jika orang tua atau saudara memiliki penyakit osteoporosis dalam keluarga.
  • Faktor sejarah patah tulang, karena seseorang yang dahulunya pernah patah tulang kemungkinan akan beresiko terserang osteoporosis dibandingkan biasanya ini terjadi setelah usia 50 tahun.
  • Faktor berkurangnya hormon terutama pada wanita saat estrogen berkurang setelah menopause dan bisa menyebabkan osteoporosis.
  • Mengalami Anoreksia nervosa dan bulimia (gangguan makan), dan orthorexia.
  • Karena Merokok dam meminum alkohol secara berlebihan
  • Mengurangi kalsium, magnesium dan vitamin D (yang disebabkan oleh asupan makanan yang rendah, malabsorpsi, dan penggunaan beberapa obat).
  • Faktor lain yang meningkatkan risiko osteoporosis termasuk penyakit atau obat-obatan yang menyebabkan perubahan kadar hormon, dan penyakit tulang yang mempengaruhi kadar hormon termasuk Hyperthyroidism.

Bagaimanakah Cara Mencegah Osteoporosis?

Sebenarnya cara untuk mencegah osteoporosis adalah ketika Anda masih berusia muda dengan cara mengkonsumsi kalsium, mengkonsumsi vitamin D, berolahraga, makan-makanan sehat, serta menjalani pola hidup sehat.

Cara Mengobati Osteoporosis

Sebenarnya pengobatan osteoporosis terbaik adalah dengan cara pencegahan dan jika Anda sudah terlanjur mengalami keretakan dan sudah menderita osteoporosis, Maka segera mungkin Anda memerlukan penanganan yang dapat mengurangi risiko terjadinya keretakan yang lebih parah di masa mendatang.

Dengan datang dan konsultasikan segera kepada dokter dan mungkin Anda perlu untuk menjaga kebutuhan kalsium dan vitamin D setiap harinya agar mencegah terjadinya osteoporosis dan semoga saja artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Dehidrasi adalah suatu keadaan ketika tubuh mengalami kehilangan lebih banyak cairan daripada cairan yang didapatkan, sehingga mengganggu keseimbangan gula-garam di dalam tubuh dan tubuh tidak bisa menjalankan fungsinya secara normal.

Kandungan air dalam tubuh manusia sehat berjumlah sebanyak lebih dari 60% dari jumlah total berat badan. Kandungan air dengan kadar jumlah yang ideal di dalam tubuh dapat berfungsi untuk membantu proses sistem pencernaan, mengeluarkan racun dan kotoran dari dalam tubuh, sebagai pelumas dan bantalan persendian, melembapkan jaringan-jaringan di telinga, hidung, dan juga tenggorokan, media transportasi nutrisi untuk sel dalam tubuh dan dapat menjaga kulit agar tetap sehat.

Gejala Dehidrasi

Gejala awal dehidrasi ditandai dengan merasa pusing dan haus, mulut kering, jarang buang air kecil, kelelahan, urine memiliki warna lebih gelap serta memiliki bau lebih kuat, dan kulit terasa kering.

Gejala awal dehidrasi pada bayi, harap untuk memperhatikan bagian ubun-ubun bayi akan terlihat menyusut, ketika menangis jumlah air mata sedikit, popok bayi tetap kering setelah beberapa jam, terlihat kurang aktif, sering rewel, dan bayi mudah mengantuk.

Ketika dehidrasi, tubuh akan sangat mudah terpengaruh keseimbangan nya meskipun hanya kehilangan sedikit air. Sampai saat ini tidak ada alat yang dapat mengukur ketika tubuh membutuhkan air, terutama untuk anak kecil dan bayi. Petunjuk yang cukup membantu dan bagus adalah dari melihat warna urine. Warna urine bening dapat diartikan bahwa tubuh memiliki cukup cairan, sedangkan untuk urine yang memiliki warna kuning atau kuning gelap merupakan pertanda awal dehidrasi.

Semua orang dapat mengalami dehidrasi ketika terlalu banyak kehilangan cairan di dalam tubuhnya, tetapi ada beberapa orang yang memiliki risiko yang lebih besar, antara lain.

  • Anak-anak dan bayi.
  • Orang lanjut usia.
  • Orang yang memiliki penyakit kronis atau penyakit jangka panjang, seperti penyakit diabetes dan penyakit gagal ginjal.
  • Atlet dengan aktifitas dan intensitas latihan yang tinggi.
  • Orang yang tinggal di daerah dataran tinggi.
  • Orang yang berolah raga di lokasi yang panas dan keadaan lembap.

Penyebab Dehidrasi

Penyebab utama dehidrasi adalah diare, terutama jika ini terjadi pada anak-anak dan bayi. Tetapi dehidrasi bisa juga dikaitkan dengan kondisi iklim, pola makan dan aktivitas fisik atau olahraga.  Dehidrasi akan terjadi saat tubuh kurang mengkonsumsi cukup cairan atau kurang cukup minum air untuk menggantikan cairan yang hilang. Selain diare, dehidrasi juga dapat disebabkan oleh berkeringat berlebihan saat demam, muntah-muntah, dan berolahraga ketika cuaca panas.

Tindakan Untuk Mengobati Dehidrasi

Dehidrasi bukan hanya suatu kondisi kekurangan cairan di dalam tubuh, tetapi juga dapat diartikan kekurangan mineral di dalam tubuh. Pengobatan dehidrasi pada anak kecil dan bayi tidak bisa hanya dengan memberikan air putih untuk mengganti cairan yang hilang, karena air dapat melarutkan mineral yang sudah rendah dalam tubuhnya. Sehingga dapat membuat kondisi dehidrasi semakin memburuk. Sebagai penggantinya, dapat diberikan jus buah semangka atau jus dari buah yang lain atau obat yang bisa dibeli di apotek tanpa menggunakan resep dari dokter. Dalam kondisi tertentu, jus sebaiknya dihindari ketika dehidrasi diakibatkan oleh diare akibat salah mengkonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi.

Minumlah cairan yang banyak ketika mengalami dehidrasi. Anda dapat minum air putih atau jus buah yang sudah diencerkan. Disarankan untuk menghindari minuman mengandung kafein maupun minuman bersoda. Jika anak Anda atau Anda mengalami dehidrasi akibat diare, mengkonsumsi jus buah dan susu sebaiknya untuk dihindari. Dehidrasi parah jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan kejang-kejang, kerusakan pada otak, dan bahkan kematian.

Segera menghubungi dokter terdekat jika Anda mengalami gejala dehidrasi seperti di bawah ini:

  1. Kejang-Kejang
  2. Merasa lelah atau kebingungan
  3. Pusing yang tidak segera hilang setelah beberapa detik mengubah posisi dari duduk ke berdiri
  4. Napas Cepat
  5. Kesadaran menurun
  6. Denyut jantung cepat tapi lemah
  7. Tidak buang air kecil selama 8 jam

Dehidrasi parah harus segera ditangani secepatnya di rumah sakit dengan bantuan memberikan cairan melalui infus. Apalagi jika gejala tersebut terus berlanjut meskipun Anda sudah minum cairan lebih banyak.

Cara terbaik untuk mencegah dehidrasi adalah dengan banyak minum cairan dan mengkonsumsi makanan dengan kadar air yang tinggi.

Penyakit batu ginjal adalah suatu kondisi saat ada material keras yang menyerupai dengan batu terbentuk di dalam ginjal. Material berasal dari sisa zat-zat limbah dalam darah yang tersaring oleh ginjal dan kemudian mengendap dan membentuk mengkristal seiring dengan berjalannya waktu.

Pada beberapa kasus penyakit ginjal, penyakit ini dialami oleh orang yang berusia antara 30 sampai 60 tahun. Diperkirakan 10% wanita dan 15% pria pernah mengalami penyakit ginjal selama mereka hidup.

Batu yang mengendap di dalam ginjal dapat disebabkan oleh makanan atau permasalahan kesehatan lain. Batu ginjal dibagi menjadi 4, yaitu batu asam urat, batu kalsium, batu sistin dan batu struvit.

Gejala Batu Ginjal

Gejala batu ginjal biasanya tidak dirasakan penderita karena batu ginjal memiliki ukuran sangat kecil dan dapat keluar dari tubuh dengan mudah melalui ureter secara alami. Ureter adalah saluran yang menyambungkan kandung kemih dengan ginjal.

Gejala akibat penyakit ginjal akan terasa jika batu memiliki ukuran lebih besar dari diameter saluran ureter. Batu yang memiliki ukuran besar akan bergesekan dengan lapisan dinding ureter sehingga dapat menyebabkan iritasi dan luka. Oleh karena itu, urine terkadang dapat mengandung darah. Selain membuat iritasi ureter, batu ginjal juga dapat tersangkut di dalam uretra (saluran pembuangan urine) sehingga terjadi pengumpulan bakteri dan dapat menyebabkan pembengkakan diakibatkan oleh infeksi. Gejala batu ginjal dapat muncul atau dirasakan jika batu tersebut bergesekan dengan dinding ureter di antaranya adalah rasa nyeri di pinggang, pada perut bagian bawah ataupun samping, dan pada selangkangan yang bisa disertai dengan rasa mual.

Sedangkan gejala yang dapat dirasakan jika seseorang menderita batu ginjal dan mengalami infeksi ginjal di antaranya adalah urine terlihat keruh dan memiliki bau tidak sedap, badan terasa lemas, tubuh menggigil dan demam tinggi.

Penderita Batu Ginjal Di Indonesia

Menurut data dari Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes) tahun 2013, diperkirakan prevalensi orang yang terdiagnosa penyakit ginjal untuk usia di atas 15 tahun adalah sebanyak 0,6% dari jumlah total penduduk Indonesia. Lima provinsi dengan posisi tertinggi memiliki permasalahan penyakit ginjal adalah DI Yogyakarta, DI Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Tengah.

Diagnosis Batu Ginjal

Untuk melakukan proses diagnosis batu ginjal, biasanya dokter akan bertanya kepada pasien tentang gejala-gejala yang dialami penderita. Dokter juga akan menanyakan apakah pasien sudah pernah mengalami batu ginjal sebelumnya, apakah pasien memiliki riwayat keluarga dengan penyakit yang sama dan apakah pasien sering mengkonsumsi suplemen atau makanan yang dapat memicu terbentuknya batu ginjal.

Setelah keterangan yang berasal dari pertanyaan terkumpul, biasanya dokter akan melakukan beberapa tes untuk memperkuat bukti-bukti tersebut. Tes tersebut dapat berupa pemeriksaan darah, pemeriksaan urine, dan scaning menggunakan rontgen, USG, intravenous urogram/IVU dan CT scan.

Pengobatan Batu Ginjal

Proses pengobatan tergantung dengan ukuran dari batu. Jika batu ginjal memiliki ukuran kecil atau menengah, dan masih bisa melewati saluran kemih maka biasanya tanpa harus melakukan operasi. Dalam hal ini dokter biasanya menyarankan penderita untuk minum air putih sesuai dengan takaran yang disarankan. Aliran cairan secara terus-menerus karena minum air putih tersebut diharapkan mampu untuk mendorong batu ginjal keluar dengan sendirinya.

Apabila gejala-gejala yang dirasakan oleh penderita sudah cukup mengganggu, dokter biasanya cukup memberikan resep obat untuk pereda rasa sakit.

Penanganan batu ginjal secara khusus seperti menggunakan ultrasound, energi laser atau operasi akan diterapkan jika batu ginjal memiliki ukuran lebih besar sehingga sudah menyumbat saluran kemih.

Pencegahan Batu Ginjal

Mencegah batu ginjal sebenarnya cukup sederhana. Anda hanya diwajibkan untuk minum air putih secukupnya setiap hari serta membatasi mengkonsumsi minuman, makanan, atau suplemen yang mengandung zat yang memiliki potensi dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

Selain minum air yang cukup maupun membatasi mengkonsumsi zat-zat tertentu, pencegahan batu ginjal dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat yang telah diresepkan dokter. Biasanya langkah yang terakhir ini diberikan untuk mencegah kekambuhan bagi orang yang sebelumnya sudah pernah menderita penyakit batu ginjal.